Kamis, 16 Februari 2017

untuk fanta...

[fiksi]

oktober 2014.........

datang apa apa yang tak aku duga , entah bermula dari mana percakapan ini ,tidak tau pasti bagaimana tiba tiba  semua berjalan begitu saja, 
tidak butuh waktu lama untuk memutuskan bahwa aku jatuh cinta, ah entahlah kenapa bisa begitu cepat.
hari ,minggu,bulan kita lewati sama-sama,biasanya kita akan melewati waktu sore sampai malam bersama dan itu berlangsung setiap hari dan sudah berbulan bulan seperti ini , makan bersama , menertawakan apapun bersama , dan yang terpenting tak pernah  sekalipun dia membiarkan aku pualng sendiri , kalau pun itu terjadi dia akan merasa bersalah sebenarnya sih aku biasa saja cukup dia ada dan tak menjelajah pada pelukan lain aku tenang.

dan persaan itu mulai menimbulkan rasa takut , takut kehilangan takut ditinggalkan, takut kalau kelak dia pergi, waktu itu adalah waktu yang tidak ingin aku bagi dengan siapapun , waktu itu dia begitu meneduhkan , tak pernah sedikipun aku berpikir kalau dia akan pergi , pergi sangat jauh dari genganmanku , aku memang tidak pernah benar benar tau kapan kita memulai semuanya  , aku tidak pernah benar benar ingat bahwa kita pernah saling menyatakan untuk ini.

aku hanya tau kalau sejak itu aku benar benar takut kalau kita saling kehilangan , aku hanya mengigngat bahwa kita saling menjaga , saling menghargai, berusaha untuk tidak saling menyakiti , aku hanya ingin tau bahwa kita saling ingin bertemu bukan saling menjauh tapi seberapa keraspun aku menghindari sekuat apapun aku ingin bertahan nyatanya aku benar benar kehilanganmu, kau benar benar pergi , pergi yang aku takutkan.

runtuh 
yah rasanya hati ku runtuh seakan jarum memang sengaja ditusukan tepat dibagian hati, sedih ? sangat sedih tidak tau sudah berapa helai tisu aku susutkan , sesak, tentu saja sesak semua berakhir cepat , dia pergi karna aku terlalu takut untuk kehilangannya. aku terlalu erat mengengamnya maka saat dia pergi aku tak cukup kuat untuk mengikhlaskan nya.

dan sejak saat itu seolah semua menjadi asing , seakan kita tidak pernah saling memiliki , seolah kita tidak pernah menghabiskan waktu bersama, kita hanya saling menghindar untuk tidak saling bertatap pada mata yang dulu saling meneduhkan. sampai pada akhirnya kita benar benar benar saling menghilang 

TAHUN 2017

Fa aku ga pernah tau persaan ini sampai kapan untuk kamu, dua tahun kebalakang adalah tahun yang memberatkan buat aku.padahal sejak kejadian itu kita ga pernah komunikasi sekalipun yaa harusnya itu adalah waktu untuk membenahi semuanya  tapi faktanya ngga begitu rasanya tetap sama.
ini  sudah sekitar 3 tahun mungkin tahun ini jadi tahun terakhir perasaan aku ke kamu ,entah seperti apa jadinya nanti semoga semua cepat pulih ya fa ini udah sangat lama untuk aku , meski ngga untuk kamu,
aku pernah sangat mencintai kamu bahkan untuk waktu yang sangat lama , dan hari ini aku kelelahan atas  perasaan yang sudah aku ciptkan sendiri. Aku pergi dan aku berhenti. 



2 komentar: