Aku adalah apa apa semesta yang kecil. di semesta yang luas ini aku bagaikan titik.
entah merasa kecil karna terkucil atau karna betapa megahnya pijikan bumi iini (....)
kian hari kian bertambah saja beban bumi ini , bertambah kepala kepala baru berego keras ,berpikir pendek dan semua seperti berrebut , berebut udara ,berebut hormat, berebut kekuasaan. ,tanpa kita sadar bahwa semesta takbertambah, meluas atau meninggi.
Semesta tidak menggikuti keinginana kita, tidak mengikuti ego.
Semesta tetaplah semesta , Ia masih saja memberi kita kehidupan , menyediakan segala hal yang kita butuhkan,
ia membirkan kita bertingkah,bahkan saat kita merusak apa apa yang tak seharusnya.
Sampai pada saat dimana semesta mulai geram pada kita pengguhuni semestara yang tinggal ditempatnya tanpa membersi sumabangsi nyata , yang tidak mengindahkan hamparan nikmati pemiliknya.
Dan pada suatu waktu semesta menugur kita memengigatkan kembali bahwa kita hanyalah titik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar