Rabu, 04 Oktober 2017

MATAHARI DISEKALA SENJA: kita indah dalam cara yang rumitsaking mengerti n...

MATAHARI DISEKALA SENJA: kita indah dalam cara yang rumit saking mengerti n...: kita indah dalam cara yang rumit saking mengerti namun harus terbungkam .. kamu adalah selamt tinggal yang tertunda aku tahu akhir cerit...
kita indah dalam cara yang rumit
saking mengerti namun harus terbungkam
..
kamu adalah selamt tinggal yang tertunda
aku tahu akhir cerita ini , hanya tak mau tahu
..
kita berpeganggan dalam cara yang mustahil
saling mengigat namun harus melupakan
..
kadang bukan rasanya yang harus berhenti,
hanya saja kisahnya memang harus terhenti
..
kita bahagia dalam cara yang menyakitkan
saling mengiginkan namun harus merelakan.
Padamu aku pernah 
menaruh harap ,padamu aku pernah
menaruh doa ,padamu aku pernah
berangan tinggi
..
Untuk mu aku pertaruhkan waktuku
untukmu ku jatuhkan hatiku hingga
menyeluruh 
Untuk mu jarak yang jauh pun aku tempuh
..
Sampai suatu malam harapanku runtuh
doaku menjauh , semua angan jatuh
Hingga hati ku yang sudah luruh olehmu
seketika runtuh.
..
Tiba-tiba aku di hujani kecewa , tersambar luka yang sudah merajalela,
aku diam.
seketika malam ku terasa membeku
..
Hati ku ngilu merasakan pilu 

Selasa, 03 Oktober 2017

Malam..
Semakin liar dan pekat
rindu bertubi-tubi menghampiri
..
Luka menunjukan wujudnya
bulir-bulir mata air mulai tergenang
dan kenangan mulai berdatangan
..
Suara seketika serak menahan sesak
hati meluruh hancur 
kecewa tampak jelas ,lagi lagi
penyesalan besorak ria
..
Dan malam berlalu sangat panjang
untuk sekedar mengenang kisah yang
malang. 

..
sore ini terasa sangat dingin
kopi di meja sudah tak nikamat di sesap
diluar angin sedang bertarung  dengan hujan
menentukan siapa pemenang di sore yang kelam
dan ia masih saja diam memandang langit begitu
dalam meski tau senja tak akan datang 
..
 jangan tanya kenapa, ia sedang di rundu luka
matanya memang selalu sembab karna di landa
rindu yang hebat,
tak perlu tau karna siapa , sudah pasti dia bangsat
 ..
lukamu seberapa parah hingga lupa arah
berhentilah
berhenti tenggelam dalam senja yang kelam
masih ada  fajar esok hari bukan ?
..
esokkan pagi datang mentari menerjang 
dan ia tetap diam.
jadi begini prihal yang lalu meski tak benar-benar berlalu
jika semesta berkenan mempertemukan mu dengan ku
bagaiman kita jadinya nanti?
akankah rindu menyeruat kepermukaan  atau hanya diam memandang kenestapaan 
 ..
jauh dari dasar hati mu , pernah kah terpikir untuk bertemu dengan ku?
atau tersebit secerca rindu,ditambah sedikit harap,
apakah setengah diriku masih ada disetegah dirimu? 
..
pernahkah kau ingin bertanya pada ku seperti "Apa kabar"
atau pernah kah kau berpuisi untuk ku?
berharap bertemu denganku ,?
atau pernahkah kau habiskan semalaman suntuk untuk memikirkan aku ?
rasanya tidak, iya bukan ?
..
sebenarnya aku enggan bicara pada malam mungkin ia bosan 
karna bintang jarang bersinar malam malam ini
apa karna aku selalu menyanyikan nama mu tiap malam?
kenapa banyak sekali pertanyaan untukmu  sampai sampai semesta pun ingin selalu aku tanyain kenapa kau pergi.