jika tak ingin tinggal tak apa, meski aku memaksa "mari tinggal lebih lama" jika kau bosen aku bisa apa? meronta pun tak jadi jawara dalam percinta
jika aku terluka (lagi) kenapa ? bukan kah luka bagian dari mencinta ?
jika aku tetap cinta untuk apa? bermain dengan luka tak semyenangkan berlari di pantai
jika kau sudah tak cinta ? aku bagaimana "tentu saja merana karna terlalu cinta"
untuk apa bertahan ? jika salah satu menghilang
tak perlu menjarak sebagai tanda isyrat , tak usah berkelit dalam berbincang,
janga memaksa jika kau sudah mulai terpaksa,
aku sudah akhi menahan luka meski terbata-bata dalam kata,
aku cinta tapi jika semua hal tetntang ku membuat mu terluka maaf aku tak sengaja,
Selasa, 26 September 2017
DINI HARI
teruntuk engkau putra yang di miliki semesta mari tinggal umtuk waktu yang lama
mari bercerita tentang semesta yang mulai bewarna, mari bergandengan melewati jingga di pantai utara, barat, selatan , asalkan bersama- sama, mari tertawa selepas kau bisa aku akan setia merona
mari menangis bersama jika kau berduka tapi tak perlu lama jika kau tak ingin melihat ku merana , mari bercerita tentang apapun yang kau rasa .
dan..
jikakalau boleh izinkan rasa mu menentap lebih lama
jikakalau boleh izinkan rindu merayap dengan leluasa
aku pernah merasa hancur sejadi- jadinya
terluka sesakit- sakitnya,
maka boleh aku berharap diam -diam tanpa seizin mu?
berharap kau akan setia
bolehkan aku mencintaimu tanpa harus terucap berulang -ulang?
karna jika kau tau rasa ku lebih besar dari padamu
jika berkenan mau kah engkau untuk tetap saling menatap ?
karna tanpa kau sadar aku merona tiap kali kau tatap
jika tak keberatkan maukah engkau tetap menngeratkan jemari seni mu itu
pada jemari kecil milikku ini
jika berkenan bisa kah kau tetap saling menjaga meski jarak membentang,?
Minggu, 10 September 2017
MATAHARI DISEKALA SENJA: 01;58 AM
MATAHARI DISEKALA SENJA: 01;58 AM: lama tak ku gerakan jemariku untuk menulis tentang mu. lagi malam ini sudah larut pukul 01;29 dini hari , bulan september entah untuk apa ...
01;58 AM
lama tak ku gerakan jemariku untuk menulis tentang mu.
lagi
malam ini sudah larut pukul 01;29 dini hari , bulan september entah untuk apa aku memulai nyalagi setelah sekian lama diam.
kamu tau saat aku tulis ini dia tepat ada dihadapanku , pulas tertidur
kamu tau fa kalau sejak saat itu semua bukan prihal kamu lagi , tapi prihal dia, dia dan aku
kamu tau kalau semua hal yang berkaitan dengan fanta menghilang sekerjap rasa,
aneh bukan?
dan akhirnya semesta tau betapa melelahkannya menunggu kamu ,
sampai akhirnya larut malam berbaik hati melapaskan semua asa yang teruntuk kamu itu.
menyembuhkan luka yang tertimbul karna kamu itu, rasanya lega saat semua sesak yang mengendap tiba-tiba terangkat,
kini semua berpindah, pindah pada hati yang baru menetap , pindah pada tempat yang saling ingin tetap , tidak dengan kamu , tidak dengan kenanganmu
mari berpisah selama mungkin, mari pergi sejauh kita ingin , mari untuk tidak bertemu dalam waktu apapun,
aku dengan segala hal tanpa kamu dan kamu dengan segala hal tanpa aku.
lagi
malam ini sudah larut pukul 01;29 dini hari , bulan september entah untuk apa aku memulai nyalagi setelah sekian lama diam.
kamu tau saat aku tulis ini dia tepat ada dihadapanku , pulas tertidur
kamu tau fa kalau sejak saat itu semua bukan prihal kamu lagi , tapi prihal dia, dia dan aku
kamu tau kalau semua hal yang berkaitan dengan fanta menghilang sekerjap rasa,
aneh bukan?
dan akhirnya semesta tau betapa melelahkannya menunggu kamu ,
sampai akhirnya larut malam berbaik hati melapaskan semua asa yang teruntuk kamu itu.
menyembuhkan luka yang tertimbul karna kamu itu, rasanya lega saat semua sesak yang mengendap tiba-tiba terangkat,
kini semua berpindah, pindah pada hati yang baru menetap , pindah pada tempat yang saling ingin tetap , tidak dengan kamu , tidak dengan kenanganmu
mari berpisah selama mungkin, mari pergi sejauh kita ingin , mari untuk tidak bertemu dalam waktu apapun,
aku dengan segala hal tanpa kamu dan kamu dengan segala hal tanpa aku.
Langganan:
Postingan (Atom)