Selasa, 26 September 2017

DINI HARI



teruntuk engkau putra yang di miliki semesta mari tinggal umtuk waktu yang lama
mari bercerita tentang semesta yang mulai bewarna, mari bergandengan melewati jingga di pantai utara, barat, selatan , asalkan bersama- sama, mari tertawa selepas kau bisa aku akan setia merona
mari menangis bersama jika kau berduka tapi tak perlu lama jika kau tak ingin melihat ku merana , mari bercerita tentang apapun yang kau rasa  .

dan..

jikakalau boleh izinkan rasa mu menentap lebih lama
jikakalau boleh izinkan rindu merayap dengan leluasa
aku pernah merasa hancur sejadi- jadinya
terluka sesakit- sakitnya, 
maka boleh aku berharap diam -diam tanpa seizin mu?
berharap kau akan setia
bolehkan aku mencintaimu tanpa harus terucap berulang -ulang? 
karna jika kau tau rasa ku lebih besar dari padamu
jika  berkenan mau kah engkau  untuk tetap saling menatap ? 
karna tanpa kau sadar aku merona tiap kali kau tatap
jika tak keberatkan maukah engkau tetap menngeratkan jemari seni mu itu
pada jemari kecil milikku ini
jika berkenan bisa kah kau tetap saling menjaga meski jarak membentang,? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar